Sinaran matamu bak kejora Di tengah malam Menyuluh kedamaian hati Halusnya lenganmu sehalus Sutera cinta Melembutkan setiap kata Harum kasturi harum rambutmu Ingin ku belai Bertambah harum kita Indah keperibadianmu Indah bicara Menyegarkan semangat daku Bila kau berada di sampingku Semuanya menjadi keindahan hidupku
Tertutupkah sudah hatimu Untuk menerima ku lagi Apakah keras hatimu Tak bisa lentur lagi
Bukan ku sengaja Mahu kau terluka Bukan niatku
Kalau pun memang Aku bersalah Namun sebesar manakah Begitu susah utk kau maafkan Hingga ingin kau singkirkan Bumi yang manakah yang tak pernah basah Bila hujan mencurah
Aduh usah berubah Usah diturutkan hati marah Di hati kecilmu Ku tahu kau tak begitu
Sudah lumrah cinta Suka bersulamkan air mata Kita dihiris bencana Terpetik cinta seutuhnya
Kita buang keruh yang melanda Kasih pasti jernih semula Tak siapa di dunia merasa Cinta terlepas sengsara
pertamaku melihatmu bergetar rasa hatiku berdebar-debar jantungku mungkin ku suka padamu ketika ku melihatnya berdetak-detak di dada mungkin itu suatu pertanda bahwa ku suka padanya
dia atau dia, ku pilih yang mana aku pusing untuk memilihnya
reff: jatuh cinta lagi lagi-lagi ku jatuh cinta aku jatuh cinta kepada setiap wanita jatuh cinta lagi lagi-lagi ku jatuh cinta harus bagaimana ku ingin memikirkannya
layaknya seorang pria ku coba untuk setia mencintai satu wanita tetapi aku tak bisa
dia atau dia, yang harus ku cinta aku pusing untuk memilihnya
repeat reff
dia atau dia, ku pilih yang mana aku pusing untuk memilihnya
Di daun yang ikut mengalir lembut Terbawa sungai ke ujung mata Dan aku mulai takut terbawa cinta Menghirup rindu yang sesakkan dada Jalanku hampa dan kusentuh dia Terasa hangat oh didalam hati Kupegang erat dan kuhalangi waktu Tak urung jua kulihatnya pergi Tak pernah kuragu dan slalu kuingat Kerlingan matamu dan sentuhan hangat Ku saat itu takut mencari makna Tumbuhkan rasa yg sesakkan dada
Chorus 2x: Kau datang dan pergi oh begitu saja Semua kutrima apa adanya Mata terpejam dan hati menggumam Di ruang rindu kita bertemu
Maafkan kami 5x Wahai cik adik jangan merajuk, Maafkan kami si bujang lapok, Jikalau salah tolonglah tunjuk, Kami rela hai kena ketuk, Nandung2 dayang si nandung, Wahai saudari maafkan kami 5x Kalau cik adik tak mahu maafkan, Kami nak pindah tanjung rambutan, Wahai cik adik tak kah kasihan, Kami nak mati bercerai badan, Nandung2 dayang si nandung, Wahai saudari maafkan kami 5x, Wahai cik adik jangan marah sangat, Sedangkan nabi ampunkan umat, Kalau cik adik mukanya kelat, Ke lubang jendela kami nak lompat, Nandung2 dayang si nandung, Wahai saudari maafkan kami 5x...